Camat Karanganyar Dorong Sinergi Cegah Stunting di Karangkemiri
Camat Karanganyar Dorong Sinergi Cegah Stunting di Karangkemiri
Karanganyar, 28 Juli 2026 – Camat Karanganyar menghadiri kegiatan Rapat Rembug Stunting yang dirangkaikan dengan penerimaan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) di Balai Desa Karangkemiri, Selasa (28/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah bersama untuk memperkuat upaya percepatan penurunan stunting melalui kolaborasi antara pemerintah desa, pemerintah kecamatan, tenaga kesehatan, kader, serta perguruan tinggi.
Rapat Rembug Stunting merupakan forum penting untuk mengidentifikasi permasalahan yang menjadi penyebab stunting di tingkat desa sekaligus menyusun langkah penanganan yang tepat sasaran. Melalui forum ini, berbagai pihak dapat menyepakati program prioritas berdasarkan kondisi riil masyarakat sehingga pelaksanaan intervensi menjadi lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi keluarga yang membutuhkan.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Karanganyar menyampaikan bahwa penanganan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Pemerintah desa, kader posyandu, PKK, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, hingga keluarga memiliki peran penting dalam memastikan tumbuh kembang anak berlangsung secara optimal.
Menurutnya, keberhasilan pencegahan stunting akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Anak-anak yang memperoleh gizi dan layanan kesehatan yang baik akan tumbuh lebih sehat, memiliki kemampuan belajar yang lebih optimal, serta berpeluang menjadi sumber daya manusia yang berkualitas. Kondisi tersebut pada akhirnya akan mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga dan pembangunan desa di masa mendatang.
Pada kegiatan yang sama juga dilaksanakan penerimaan mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Purwokerto yang akan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di Desa Karangkemiri. Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu menjadi mitra pemerintah desa dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, mendukung kegiatan posyandu, penyuluhan pola hidup bersih dan sehat, pendampingan keluarga berisiko stunting, serta berbagai program pemberdayaan masyarakat sesuai kebutuhan desa.
Sinergi antara pemerintah desa dan perguruan tinggi diharapkan mampu menghadirkan inovasi serta solusi yang aplikatif dalam mendukung pembangunan desa. Melalui kegiatan KKN, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman belajar di tengah masyarakat, tetapi juga dapat memberikan kontribusi nyata melalui penerapan ilmu pengetahuan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan di desa.
Dengan terselenggaranya Rapat Rembug Stunting dan penerimaan mahasiswa KKN ini, diharapkan komitmen seluruh pemangku kepentingan semakin kuat dalam mewujudkan Desa Karangkemiri yang sehat, bebas stunting, dan memiliki masyarakat yang semakin mandiri. Kolaborasi yang berkelanjutan menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif sebagai modal utama pembangunan di Kecamatan Karanganyar.
